Showing posts with label Kisah. Show all posts
Showing posts with label Kisah. Show all posts

Pengertian dan Karakteristik Agama Samawi dan Ardhi

2:26 AM |

 
Pengertian Agama Samawi, Ardhi – Agama samawi atau disebut juga agama langit, adalah agama yang dipercaya oleh para pengikutnya dibangun berdasarkan wahyu Allah. Beberapa pendapat menyimpulkan bahwa suatu agama disebut agama Samawi jika:
• Mempunyai definisi Tuhan yang jelas
• Mempunyai penyampai risalah (Nabi/Rasul)
• Mempunyai kumpulan wahyu dari Tuhan yang diwujudkan dalam Kitab Suci
Di dunia ini agama-agama besar yang dianggap agama samawi diantaranya Yahudi, Kristen, Islam. Kebalikan dari agama samawi adalah Agama Ardhi.

Karakteristik Agama Samai dan Agama Ardhi
Ada beberapa ciri dan karakteristik utama yang membedakan antara agama samawi dan agama ardhi, berikut ini akan sebutkan beberapa di antaranya saja yaitu :

1. Bukan tumbuh dari masyarakat, tapi diturunkan untuk masyarakat
Agama samawi tidak diciptakan oleh manusia lewat kontemplasi atau perenungan. Berbeda dengan agama Budha, yang diciptakan oleh Sidharta Gautama. Sang Budha konon dahulu duduk merenung di bawah pohon Bodi, lalu mendapatkan temuan-temuan berupa nilai-nilai kehidupan, yang kemudian dijadikan sebagai dasar agama itu.
Demikian juga, agama samawi sangat jauh berbeda dengan konsep pengertian agama menurut beberapa ilmuwan barat, yang memandang bahwa asalkan sudah mengandung pengabdian kepada suatu kekuatan tertentu, atau ada ajaran tertentu, atau ada penyembahan tertentu, maka sudah bisa disebut agama.
Umumnya para ilmuwan barat cenderung menganggap sebuah aliran kepercayaan, spiritulisme tertentu serta nilai-nilai tertentu sebagai sebuah agama.
Sementara konsep agama samawi adalah sebuah paket ajaran lengkap yang turun dari langit. Kata samawi mengacu kepada arti langit, karena tuhan itu ada di atas langit menurunkan wahyu. Wahyu bukan sekedar kata-kata ghaib atau magis, melainkan berisi hukum dan undang-undang yang mengatur semua tatanan hidup manusia, mulai dari masalah yang paling kecil hingga yang paling besar. Dari masalah mikro sampai masalah makro.
Agama samawi tidak pernah menciptakan sendiri ajarannya, tetapi menerima ajaran itu dari atas langit begitu saja. Berbeda dengan agama ardhi, di mana ajarannya memang diciptakan, disusun, dibuat dan diolah oleh sesama makhluk penghuni bumi, manusia.

2. Disampaikan oleh manusia pilihan Allah, utusan itu hanya menyampaikan bukan menciptakan
Karena agama samawi datang dari tuhan yang ada di langit, dan tuhan tidak menampakkkan diriNya secara langsung, maka agama samawi mengenal konsep kenabian.
Fungsi dan tugas nabi ini adalah menyampaikan semua kemauan, perintah, aturan, syariah, undang-undang dari tuhan kepada umat manusia. Seorang nabi tidak diberi wewenang untuk menciptakan ajaran sendiri. Nabi bukan manusia setengah dewa, maka tidak ada konsep penyembahan kepada nabi.
Dalam konsep agama samawi, seorang nabi hanyalah seorang manusia biasa. Dia bisa lapar lalu makan, dia bisa haus lalu minum, dia juga bisa berhasrat kepada wanita lalu dia menikah. Namun di balik semua sifat kemanusiaannya, seorang nabi mendapat wahyu dari langit. Serta mendapatkan penjagaan dan pemeliharaan dari langit agar tidak melakukan kesalahan.
Satu lagi fungsi seorang nabi yang tidak boleh dilupakan, yaitu sosok diri seorang nabi dijadikan suri tauladan, contoh hidup yang nyata, dan model untuk bisa ditiru oleh manusia.

3. Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia
Perbedaan lainnya lagi antara agama samawi dan agama ardhi adalah bahwa tiap agama samawi memiliki kitab suci yang turun dari langit. Kitab suci itu datang langsung dari tuhan, bukan hasil ciptaan manusia.
Diturunkan lewat malaikat Jibril alaihissalam, kepada para nabi. Lalu para nabi mengajarkan isi wahyu itu kepada umatnya. Jadilah kumpulan wahyu itu sebagai kitab suci. Itu adalah proses turunnya Al-Quran. Atau bisa jadi Allah SWT menurunkan kitab itu sekaligus dalam satu penurunan, seperti yang terjadi para kitab-kitab suci yang turun kepada Bani Israil.
Sedangkan agama ardhi seperti Hindu, Budha, Konghucu, Shinto, dan lainnya, meski juga punya kitab yang dianggap suci, namun bukan wayhu yang turun dari langit. Kitab yang mereka anggap suci itu hanyalah karangan dari para pendeta, rahib, atau pun pendiri agama itu. Bukan wayhu, bukan firman, bukan kalamullah, bukan perkataan tuhan.
Dari sisi isi materi, umumnya kitab suci agama samawi berisi aturan dan hukum. Kitab-kitab itu bicara tentang hukum halal dan haram. Adapun kitab suci agama ardhi umumnya lebih banyak bicara tentang pujian, kidung, nyanyian, penyembahan.

4. Konsep tentang Tuhannya adalah tauhid
Agama samawi selalu mengajarkan konsep ketauhidan, baik Islam, yahudi atau pun nasrani. Tuhan itu hanya satu, bukan dua atau tiga, apalagi banyak.
Sedangkan agama ardhi umumnya punya konsep bahwa tuhan itu ada banyak. Walau pun ada yang paling besar dan senior, tetapi masih dimungkinkan adanya tuhan-tuhan selain tuhan senior itu, yang boleh disembah, diagungkan, diabdi dan dijadikan sesembahan oleh manusia.
Konsep bertuhan kepada banyak objek ini dikenal dengan istilah polytheisme. Agama dan kepercayaan yang beredar di Cina telah mengarahkan bangsa itu kepada penyembahan dewa-dewa. Ada dewa api, dewa air, dewa hujan, dewa tanah, dewa siang, dewa malam, bahkan ada dewa yang kerjanya minum khamar, dewa mabok.
Kepercayaan bangsa-bangsa di Eropa pun tidak kalah serunya terhadap konsep dewa-dewa ini. Semua bintang di langit dianggap dewa, diberi nama dan dikait-kaitkan dengan nasib seseorang. Kemudian ada dewa senior di gunung Olympus, Zeus namanya. Dewa ini punya anak, setengah dewa tapi setengah manusia, Hercules namanya. Lalu para dewa itu bertindak-tanduk seperti manusia, bahkan hewan. Ada yang perang, ada yang berzina, ada yang mabuk-mabukan bahkan ada dewa yang kerjaannya melacurkan diri.
Kepercayaan bangsa Romawi kuno hingga hari ini masih saja berlangsung di masyarakat barat, mereka masih sangat kental mempercayai adanya dewa-dewa itu.
Agama samawi datang kenolak semua konsep tuhan banyak dan beranak pinak. Dalam konsep agama samawi, tuhan hanya satu. Dia Maha Sempurna, tidak sama dengan manusia, Maha Agung dan Maha Suci dari segala sifat kekurangan. Selain tuhan yang satu, tidak ada apa pun yang boleh disembah. Maka tidak ada paganisme (paham kedewaaan) dalam agama samawi.
Penyimpangan Nasrani dan Yahudi dari Karakteristik Agama Samawi
Sebagai agama samawi, agama nasrani dan yahudi awalnya memenuhi 4 kriteria di atas. Namun seiring dengan berjalannya waktu, satu persatu karakteristik itu tanggal dan lenyap. Sepeninggal para nabi mereka, keadaan menjadi berubah 180 derajat.

1. Agama Diciptakan oleh Tokoh Agama
Tidak ada lagi konsep bahwa agama itu berasal dari tuhan, sebab para pemuka agama baik pendeta, rahib, atau pun tokoh spiritul mereka telah mulai membuat sendiri agama itu, tambahan demi tambahan di sana sini mulai dibuat. Pengurangan-pengurangan juga acap dilakukan. Walhasil, dalam waktu yang singkat, agama nasrani dan yahudi sudah bukan lagi bersifat samawi, karena nyaris sudah dipermak habis-habisan oleh para tokohnya.
Allah subhanahu wata’ala tegas sekali menyatakan bahwa apa dilakukan oleh umat nasrani dan yahudi itu sama saja dengan menyembah para tokoh agama.
Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan Al-Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.(QS. At-Taubah: 31)
Para tokoh agama nasrani dan yahudi dilaknat oleh Allah karena mereka punya kebiasan mengubah isi kitab suci. Dan umat Islam tidak terlalu diminta untuk berharap terlalu banyak dari umat nasrani dan yahudi untuk beriman.
Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui? (QS. Al-Baqarah: 75)

2. Menyembah Nabi dan Orang Shalih
Penyimpangan berikutnya adalah umat nasrani dan yahudi sudah tidak lagi menyembah Allah yang Esa, tetapi menambahi satu lagi sebagai tuhan baru (junior), yaitu nabi mereka sendiri.
Konsep kenabian agama samawi telah mereka hancurkan, diganti dengan konsep penyembahan kepada orang suci. Maka dibuatlah patung-patung para nabi dan orang-orang shalih. Patung itu semula hanya sekedar untuk pengingat, namun beberapa generasi berikutnya mulai memberikan takzhim, penghormatan hingga berakhir dengan penyembahan.
Ketika nabi Muhammad SAW dilahirkan di Makkah tahun 570 Masehi, di seputar ka’bah sudah bertengger 360 patung para nabi dan orang shalih. Dari mana datangnya patung-patung yang disembah?
Awalnya datang dari negeri Yaman yang saat itu berpenduduk nasrani. Umat nasrani sedunia 500-an tahun setelah ditinggalkan oleh nabi Isa alaihissama, sudah menjadi penggemar penyembahan patung nabi dan orang shalih mereka.
Dari mana datangnya penyembahan patung di kalangan umat nasrani?
Datang dari Eropa, ibukota dan surga para dewa sesembahan. Patung dan penyembahan berhala datang dari Eropa para saat negeri Eropa didatangi oleh agama nasrani yang masih bersih dari bumi Palestina.
Sayang sekali, agama nasrani ini meski diterima di Eropa, namun nasibnya apes sekali. Alih-alih mentauhidkan bangsa Eropa, agama ini malah diberhalakan di Eropa. Masuklah paham keberhalaan khas Eropa dan diasimilasi di dalam agama nasrani. Sampai 300 tahun kemudian, resmilah nabi Isa naik pangkat menjadi tuhan dalam pemahaman agama ini. Lalu bunda Mariam yang di dalam Quran disebutkan sebagai wanita yang suci dan beriman, juga ikut-ikutan dijadikan tuhan, disembah dan dipatungkan.
Ketika Al-Quran turun 200 tahun kemudian, vonis Allah kepada agama dan orang-orang nasrani yang berpaham Polytheisme ini tegas dan jelas: KAFIR.
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam”, padahal Al-Masih berkata, “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS. Al-Maidah: 72)
Sesungguhnya kafirlah orang0orang yang mengatakan, “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.(QS. Al-Maidah: 73)
3. Memalsu Kitab Suci
Kitab suci Injil yang asalnya adalah firman Allah subhanahu wata’ala, lama kelamaan berubah isinya menjadi karangan Petrus, Yohanes, Markus, Lukas, dan lainny. Bukan lagi firman Allah tetapi karangan manusia.
Kitab itu lalu diperdebatkan keotentikannya oleh mereka sendiri, maka berdirilah sekte-sekte yang saling berbeda. Muncul aliran-aliran gereja yang saling mengkafirkan.
Awalnya bermula dari tidak adanya naskah asli Injil. Yang ada hanya catatan-catatan yang tidak pernah terjaga keasliannya. Ditambah lagi ciri khas para pemuka agama nasrani yang punya hobi membuat tambahan, sisipan, bahkan sampai menghapus naskah asli, demi sekedar kepentingan pribadi.
Demikian sedikit penjelasan tentang agama samawi dan agama ardhi serta malapetaka yang menimpa pada agama samawi, yahudi dan nasrani. Adapun agama Islam, tetap kokoh, konsisten, konsekuen dan mantap dalam karakteristiknya sebagai agama samawi. Tidak ada penciptaan agama, tetapi agama itu datang dari Allah 100 persen, tidak ada penambahan dan pemalsuan kitab suci, tidak pernah menyembah nabi, juga tidak pernah menduakan Allah. (Oleh: Ahmad Sarwat, Lc – www.ustsarwat.com)
Read More

Kebenaran Hadits Nabi SAW: BENCANA AKIBAT TERSEBARNYA ZINA

11:37 PM |

Dalam riwayat Ibnu Majah dan al-Hakim dan riwayat ini shahih dengan salah satu lafadz, Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wasallam bersabda :
“Tidaklah perzinahan tampak pada sebuah kaum hingga mereka melakukannya secara terang-terangan, kecuali penyakit-penyakit yang belum pernah ada pada para pendahulu mereka yang telah lalu akan mewabah pada mereka”
 Sesuatu yang diberitakan oleh Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wasallam telah tampak pada masa ini. Ini memberikan bukti bagi dunia bahwa ajaran Islam adalah yang terbaik bagi manusia.
 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah pengidap penyakit kencing nanah (Gonorrhea) setiap tahunnya lebih dari 250 juta orang. Sebagaimana diperkirakan jumlah pengidap penyakit spilis setiap tahunnya mencapai 50 juta orang. Majalah Amerika, The Times tanggal 4 juli 1983 menyebutkan 20 juta warga Amerika mengidap penyakit Herpes, dan mengumumkan bahwa di Afrika saja 30 juta orang mati setiap tahun dengan sebab penyakit AIDS yang muncul akibat hubungan seks bebas (zina). Di samping itu juga muncul penyakit-penyakit lain yang bermacam-macam akibat tersebarnya perzinahan.
Wallahu A'lam.
(100 Mukjizat Islam, Karya Yusuf Ali al-Jasir)


ZINA PINTU MASUK WABAH PENYAKIT KELAMIN

Sudah bukan rahasia lagi alias sudah jadi pengetahuan umum, bahwa zina merupakan penyebab utama merebaknya berbagai macam jenis penyakit kelamin. Fakta telah memperlihatkan dengan jelas bahwa laki-laki ataupun perempuan yang mengidap penyakit kelamin ini, adalah mereka yang hobby berhubungan intim dengan berganti-ganti pasangan, baik dengan pelacur atau teman-teman selingkuh. Hubungan sepereti ini memungkinkan abai terhadap kebersihan dan bahkan 'bermain jorok' karena setan turut berperan dalam memberikan dorongan semangat dan 'tepuk tangannya'.

Berzina itu terkadang juga dilakukan secara darurat, sehingga ini berpotensi munculnya perilaku kotor bagi kedua pasangan pelakunya. Karena itu, dulu kita pernah mengenal penkyakit syphilis, yaitu salah satu jenis penyakit kelamin yang sangat berbahaya. Penyakit ini pernah menyebar dengan cepat disebabkan oleh hubungan seks secara zina. Baik melalui jalan pelacuran, pereselingkuhan, perkosaan dan lain-lain hubungan seks tanpa nikah. Fakta ini tak terbantahkan, bahwa zina sebagai penyebab utama mewabahnya penyakit kelamin, adalah karena penyakit ini banyak ditenmui di negara-nregara yang masyarakatnya mengikuti paham seks bebas (free seks atau zina). Ensklopedi Britanica mencatat bahwa di Amerika ada sekitar 200 ribu pengidap syphilis dirawat di sejumlah rumah sakit, ditambah 160 ribu penderita penyakit GO (gonorrhea) setiap tahunnya. Di sana telah didirikan 650 rumah sakit yang khusus mengani pengidap penyakit kelamin ini.

Meskipun fasilitas kedokteran terus mengalami kemajuan dan semakin canggih ketika itu, akan tetapi penyakit-penyakit kelamin juga terus mengalami perkembangan, baik jenis penyakitnya maupun tingkat bahayanya. Jumlah pengidapnya sulit ditekan, dan semakin bertambah karena dari pengidap yang satu akan menularkan kepada yang lain melalui hubungn seks secara zina, dan berganti-ganti pasangan sesuai seleranya.

Disebutkan dalam panduan kerja konferensi internasional tentang penyakit syphilis bahwa di Amerika ditemukan penderita syphilis berejumlah 7.600 orang pada tahun 1956-1957. Nah, jumlah tersebut meningkat tajam menjadi 20.000orang pada tahun1960-1961. Hal ini ditambah pengidap penyakit GO meningkat sampai 100.000 orang setiap tahunnya. Begitu juga di Inggris, jumlah penderita gonorrhoea mencapai jumlah17.563 orang dalam tahun 1945, dan pada tahun 1962 meningkat dua kali lipatnya, yaitu berjumlah 35.438 orang. Penyakit gonnorhoea masih tergolong penyakit kelamin yang agak ringan di banding syphilis. Namun jika dianggap enteng oleh pengidapnya maka akan mengganggu kesehatannya terus mesnerus, akibat rasa gatal yang parah. Sedangkan penyakit syphilis lebih mematikan, karena mengakibatkan luka dalam yang bernanah. Di Amerika, penyakit ini disejajarkan dengan kanker dan TBC.
Ini semua adalah penyakit kelamin zaman dulu ketika teknologi kedokteran belum canggih seperti  sekarang. Kini kedua penyakit menular tersebut sudah jarang ditemukan. Dan sebagai gantinya, Allah Swt. yang maha kuasa berkehendak menurunkan penyakit yang lebih berbahaya dan mengerikan bagi para pelaku zina, yaitu AIDS. Karena penyakit ini sudah menjadi wabah, maka penyakit ini juga mengancam siapa saja, walaupun mungkin bukan pelaku perbuatan zina. Kalau flu burung pernah menjadi 'hantu' yang begitu menakutkan, sehingga ditangani dengan sangat serius dengan menangkapi ayam dan unggas untuk secepatnya dimusnahkan, maka tidak demikian dengan AIDS. Bahkan untuk mencegah AIDS, di Indonesia hanya cukup dengan kondomisasi. Kalau dipikir secara lebih teliti, ini akan berarti siapapun yang ingin berzina dipersilakan: akan aman-aman saja asalkan dengan memakai kondom! Mari kita kutip pernyataan kepala BKKBN Pusat Dr. Sumarjati Arjoso SKM dalam peringatan hari AIDS sedunia, saat berbicara mengenai kondomisasi: "Tujuan kami jelas, untuk mencegah penularan AIDS," (cybermed.cbn.com, 4/12/2005). Ketika itu BKKBN menyediakan 200.000 gross kondom gratis (1 gross berisi 144 kondom). Pernah ada semboyan iklan kondom begini: "KENAKAN KONDOM atau KENA…!" 


Tetapi faktanya kondom itu tidak 100% aman, lho?! Pasalnya, pori-pori karet latex yang menjadi bahan-bahan pembuatan kondom adalah 0,003 mm, sedangkan virus aids ukurannya jauh lebih kecil, yaitu 0,000001 mm. Coba bandingkan, virus AIDS itu ibaratnya sama dengan anak balita yang masuk pintu rumah anda. Bagaimanapun sempurnanya bangunan sebuah kondom, virus super berbahaya itu akan begitu mudah menerobos dinding kondom. Apalagi jika merenggang akibat gesekan-gesekan saat dipergunakan, meskipun kabarnya kondom sudah dibuat lebih baik dengan pori-pori lebih kecil dari virus AIDDS.

Virus HIV/AIDS kini menyebar hampir di seluruh penjuru dunia. Menurut data United Nation Program on HIV/AjIDS (UNAIDS) bahwa pada akhir tahiun 2004, di seluruh dunia terdapat 39,4 juta orang mengidap penyakit virus HIV/AIDS. Sementara di Indonesia , sampai akhir September 2005 mendapaati 8.251 kasus HIV/AIDS, terdiri dari 4.065 kasus HIV dan 4186 kasus AIDS (cibermed.cbn.com, 4/12/2005). Menurut Amin Nurdin, Wakil Ketua Komisi Penanggulangan AIDS, banyak pakar dan lembaga terkait masalah ini, telah memperkirakan scenario terburuk jika Indonesia tidak dpat menanggulangi penyakit ini. "Tahun 2010 diperkirakan 5 hingga 10 juta orang akan terinfeksi HIV/AIDS," kata Armyn. (Tempo interaktif.com, 18l/11/2005).

Data dan analisa di atas tentu belum secara valid menggambarkan keadaan yang sesungguhnya. Masalah HIV/AIDS ini ibaratnya seperti gunung es, puncaknya menyembul sekecil bukit, tapi di bawah permukaan laut gunung Es itu begitu besar. Dugaan ini sangatlah masuk akal, sebab bila seseorang kena Virus HIV/AIDS, dia tidak langsung sakit, bahkan merasa sehat-sehat saja sampai waktu lama tanpa gejala bahwa ia sedang sakit. Setelah jangka waktu tertentu, ketika system kekebalan tubuhnya mulai lemah ( AIDS) dan gampang sakit-sakitan, barulah mulai ketahuan terkena AIDS.

 Demikianlah tulisan ini hanya sedikit mengungkap dampak zina. Masih banyak yang belum terungkap dari sisi penyebaran penyakit kelamin ini. Tapi dari sedikit yang terkuak ini diharapkan Anda semua menyadarinya untuk kemudian meninggalkan kebiasaan berzina bagi yang biasa melakukannya. Awas, berbagai penyakit kelamin selalu mengintai dan siap menyergap siapa saja yang terlena. Ini juga bisa termasuk siapa saja, maka berhati-hatilah.

ZINA MENYEBABKAN MUDA-MUDI ENGGAN MENIKAH

Ketika seks bebas (perzinaan) sudah menjadi hal biasa dalam masyarakat, maka bagi pemuda-pemudi akan menjadi enggan menikah. Mereka ogah menikah kecuali jika sudah merasa tua. Dalam benaknya akan muncul pikiran, alangkah bodohnya jika harus menikah kemudian harus memikul tanggung jawab rumah tangga. Begitu juga yang perempuan, buat apa menikah, jika kebutuhan hidupnya bisa dipenuhinya sendiri dengan bekerja atau berkarir tanpa bergantung kepada seorang suami? Atau begini, untuk apa menikah ketika kebutuhan biologisnya yang didambakan begitu mudah terpenuhi? Tentu dengan cara zina atau free seks yang bisa berganta-ganti pasangan seks tanpa nikah.
Fenomena demikian ini sudah benar-benar tejadi di negara-negara Barat. Di sana, seperti dalam berita-berita, mereka begitu bebasnya dalam pergaulan, sehingga terjerumus dalam perbuatan zina. Cara bergaul yang seperti itu sungguh bisa melemahkan minat untuk menikah. Jika tanpa menikah saja kebutuhan seks bisa didapatkan, alangkah bodohnya jika harus menikah? Karena sudah budaya mereka, tentu tanpa rasa malu, tanpa merasa beredosa, bahkan mereka bangga dengan cara hidup yang bebas seperti itu. Maka hubungan seksual tanpa ikatan resmi menjadi lumrah. Para wanita pelacur tergusur dari jalanan karena sudah kesulitan mendapatkan pelanggan. Hal ini karena calon pelanggan sudah dapat pasangan seks yang tak lain adalah teman-teman mereka sendiri. Kalau pelacur jalanan tergusur, sepintas memberi kesan positif yang menggembirakan, tapi sesungguhnya tidaklah demikian. Pelacaur memang tergusur,  tetapi praktek perzinaan semakin merajalela. Dengan kemampuan financial, para muda-mudi bisa dengan mudah menyewa hotel, villa, dan penginapan-penginapan mewah. Bersama teman-teman mereka sendiri,  pelampiasan nafsu seks sacara zina bisa tersalurkan dengan begitu mulus tanpa hambatan apapun.

Nah, bagaimana dengan di Indonesia? Menurut KH. Abdur Rasid Abdullah Syafi'i mengatakan dengan mengutip dari Repubkika pada tahun 2007 , bahwa 80%  anak-anak usia belasan tahun sudah melakukan hubungan seks tanpa nikah dirumah-rumah mereka sendiri. Dengan demikian rupanya ternyata budaya seks bebas sudah menjalar pula di kalangan ramaja-remaja Indonesia. Bahkan sudah bukan rahasia lagi, bahwa seks bebas juga marak di kalangan mahasiswa sejak awal tahun 90-an.

Memang demikianlah realitanya. Dan rasanya sulit dipungkiri kalau dikatakan: perzinaan juga akan bisa mengancam minat untuk menikah di kalangan muda-mudi di Indonesia. Bandingkan dengan di Eropa, konon kalangan yang berminat dan siap menjalani pernikahan turun drastis mencapai perbandingan 1 per 1000, karena di sana tak seorang pun baik laki-laki ataupun perempuan dari setiap 100 orang yang siap untuk menikah.
Data statistic di Inggris, Perancis, Italia, Belgia dan Norwegia menyatakan bahwa jumlah mereka yang siap menikah, baik pria ataupun wanita kurang dari 10 orang per 1000 orang. Bahkan di Swedia jumlahnya kurang dari 8 orang per 1000 orang, berdasarkan statistic tahun 1970. Jumlah ini terus melorot tajam pada tahun 1973, yaitu berkurang menjadi 5 orang dari setiap 1000 orang di Swedia yang siap menikah. Yah, mau dibilang apa ketika mereka lebih  enjoy tidak menikah? Karena alasan untuk menikah sungguh tidak menarik, bahkan bikin repot bagi mereka yaitu tanggung jawabnya yang cukup berat. Buat apa menikah kalau kebutuhan seksnya bisa dipenuhi dengan cara begitu gampangnya?

Begitulah salah satu dampak budaya seks bebas, telah mendorong muda-mudi hampir di seluruh dunia enggan menikah. Mungkin juga akan melanda budaya Indonesia jika budaya global ini tidak segera dibendung sejak dini. Bukankah fenomena yang ganjil ini sudah semakin tampak di sekitar kita?
Read More

Biografi Imam Mazhab Empat

11:26 PM |

Read More

Keharaman Kaum Lelaki Memandang WAnita Yang Bukan Muhrim

12:34 AM |

Dalam fasal ini dijelaskan tentang diharamkannya kaum lelaki memandang kaum wanita yang bukan muhrimnya. Begitu pula sebaliknya, yakni keharaman kaum wanita memperhatikan kaum lelakiyang bukan muhrimnya.

       Tersebut dalam firman Allah dalam surat Al ahzab, : “WA IDZAA SA-ALTUMUU HUNNA MATAA’AN FAS ALUU HUNNA MIWWARAA I HIJAABIN DZAALIKUM ATH HARU LIQULUUBIKUM WAQULUU BIHINNA”

“Apa bila kamu meminta sesuatu kepada mereka maka mintalah dari belakangtabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan bagi hati mereka”.

       Dalam surat An Nuur ayat 30 di jelaskan: “QUL LILMU-MINIINA YAGHUDHDHUU MIN ABSHAARIHIM WAYAHFADZUU FURUUJAHUM DZAALIKAADZKAA LAHUM INNALLAAHA KHAIRUMBIMAA YASHNA’UUNA”

“Katakanlah kepada orang laki-lakiyang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci begi mereka”; SesungguhnyaAllah maha mengetahui apa yang mereka perbuat”.

       Rasulullah S.A.W bersabda: ”Pandangan mata itu  merupakan panah beracun dari panah Iblis. Barang siapa meninggalkannya karena takut Allah S.W.T, maka Allah memberinya keimanan yang mana ia akan memperoleh kemanisannya didalam hati”.

Nabi Isa as bersabda:”IYYAAKUM WANNADZARA FA INNAHAA TUZRI’U FILQOLBI SYAHWATAN WAKAFAA BIHAA FITNATAN”

“Takutlah kamu. peliharalah dirimu dari memperhatikan. Karena sesungguhnya memperhatikan itu menumbuhkan syahwat di dalam hati. Dan cukuplah syahwat itu  menjadi fitnah”.

       Sa’ad bin jubair mengatakan hanyalah fitnah yang menimpa Nabi Daud As adalah di sebabkan pandangan beliau. Nabi Daud bersabda kepada putera beliau Nabi Sulaiman As, lebih baik berjalanlah di belakang macan dan Harimau, janganlah berjalan di belakang perempuan.

Mujahid mengatakan, apabila seorang perempuan mengahadap ke muka maka Iblis duduk di bagian kepalanya. Lalu Iblismemperindah diri perempuan itu yang di peruntukkan bagi orang yang memperhatikannya. Kalau seorang perempuen bernalik menghadap kebelakang maka Iblis duduk di pantatnya. Lalu Iblis memperindah perempuan itu yang di peruntukkan bagi orang yang memperhatikannya.

       Seorang bertanya kepada Nabi Isa As, Apa permulaan yang menyebabkan orang berzina?. Beliau bersabda :Yaitu akibat memperhatikan perempuan dan memperhatikan dirinya.

Al Fudhail mengatakan, Iblis berkata bahwa pandangan yang di lepaskan pada suatu perkara yang tidak halal itu adalah merupakan panahku yang sudah tua dan busurku yang tak pernah luput  jika aku pergunakan.

Tersebut dalam sya’ir:

Segala sesuatu yang baru terjadi

Permulaannya dari pandangan

Nyala api yang besar

Permulaannya dari pelatuk yang kecil

Orang yang mempermainkan mata

Sangat di khawatirkan akibatnya

Berapa banyak pandangan

Yang masuk dan bekerja dalam hati

Bagaikan anak panah yang dilepas busur dan tali

Orang yang memperhatikan

Perkara yang membahayakan

Akan menyenangakan orang yang mempunyai kekhawatiran

Tetapi kalau akhirnya  mencelakakan

Itu tidak membahayakan

       Ummu salamah Ra mengatakan bahwa Ibnu Ummi maktum meminta izin kepada Rasulullah S.A.W. Saat itu aku dam maimunah Ra duduk bersama, maka Rasulullah bersabda: ”Bertakbirlah kalian “. Kami  menimpali:”Bukankah dia orang buta yang tidak dapat memandang kami?”. Rasulullah bersabda:”Apa kalian tidak dapat melihatnya juga ?”.

       Rasulullah S.A.W mengingatkan : ”LA’ANALLAAHUNNAADZIRA WALMANDZUURA ILAIHI” “Allah melaknat orang yang dipandang dan orang yang dipandangi (membalas pandangan).

       Bagi perempuan yang beriman pada Allah, tidak dibenarkan memperlihatkan diri pada setiap orang asing, karena yang tidak terikat oleh pernikahan atau muhrim karena nasab atau sesusuan. Demikian pula orang lelaki tidak dibenarkan memperhatikan kaum wanita, sebaliknya kaum wanita balas memperhatikan pandangannya.

       Sebagaimana kaum lelaki menundukkan pandangannya kepada kaum wanita, maka menjadi kewajiban pula kaum wanita menundukkan pandangan mata terhadap kaum lelaki. Pendapat itu sebagaimana di tekankan oleh Ibnu Hajar dalam kitab AZ ZAWAJIR.

       Tidak pula diperbolehkan lelaki bermusafahah(bersalaman) dengan perempuan yang bukan muhrim. Larangan ini berlaku juga pada perbuatan salingmemberikan.  Sebab itu perkara yang di haramkan memandangnya diharamkan pula memegangnya. Mengingat dengan cara memegangnya itu ia dapat merasakan kelezatan.  Hal ini didasarkan pada dalil bahwa, kalau orang berpuasa lalu berpegangan dengan lawan jenisnya yang menyebabkan inzal(keluar mani), maka puasanya batal. Tetapi kalau keluarnya mani disebabkan oleh pandangan, puasanya tidak batal. Demikian menurut penjelasan kitab An Nihayah.

       Diriwayatkan oleh Thabrani di dalam kitab Al Kabir dari mu’qal bin Yasar bahwa, salah seorang di antaramu yang di lukai kepalanya oleh jarum, itu lebih baik dari pada memegang perempuan yang tidak dihalalkan untuknya.

       Rasulullah S.A.W memperingatkan : ”ITTAQUU FITNATADDUN-YAA WAFITNA-TANNISAA FA-INNA AWWALA FITNATI BANII ISRA-IILA KAATAT MINQIBA-LINNISAA. ”

“Takutlah kalian terhadap fitnah dunia dan fitnah kaum wanita. Sebab permulaan fitnah yang menimpa bani isra-il itu adalah kaum wanita”.

       Rasulullah S.A.W bersabda:”WAMAA TARAKTU BA’DII FITNATAN ADHARRU ‘ALARRIJAALI MINANNISAA”. (al hadits)

“Dan setelah masaku tidak ada fitnah yang lebih membahayakan terhadap kaum lelaki ketimbang fitnah akibat perempuan”.
Read More

Bisnis 100% Tanpa Modal
Submit ExpressSEO Tools